Mp3 Online

Followers

Translate

Friday, 10 March 2017

Pesawat Karya Anak Bangsa Terbang Perdana Mei 2017


PESAWAT KARYA ANAK BANGSA N219 



Direktur Teknologi dan Penerbangan PT Dirgantara Indonesia (PTDI). Andi Alisjahbana (Makassar), "Inshaa Allah , semua bisa selesai dalam dua bulan kedepan". Pesawat karya anak bangsa N219 generasi dari pesawat buatan anak Indonesia juga N250. Pesawat berkapasitas 19 orang dibuat untuk menghubungkan daerah-daerah terpencil.

Masih ingat kah, BJ. Habibie mantan presiden Indonesia sebagai orang/penemu pesawat terbang, tapi sayang beliua hak patennya oleh Jerman. Untuk itu, pemerintah sangat mengapresiasi hasil karya anak bangsa ini. Dinsir dari halaman Kompas.com.

Pesawat N219 diperkenalkan kepada publik Desember 2015, tetapi pesawat ini akan terbang pertama kali pada mei 2017.

Pesawat yang berukuran kecil ini akan menjalani proses uji pengaplikasian di berbagai bandara di Indonesia .

Sertifikat pesawat N19 dilakukan dengan mengacu pada aturan Organisasi Penerbangn Sipil(ICAO). Dikarenakan kapasitas pesawat tersebut kurang dari 20 orang , sertifikatnya berpedoman pada peraturan keselamatan penerbangan sipil bagian 23 ( CASR Part 23 ).

Kita harapkan, pesawat ini akan bisa terbang pada mei mendatang dan mengudara di seluruh bandara Indonesia.
Sumber : Kompas.com


Tuesday, 7 February 2017

A Ride In Ford's Self-Driving Car

A Ride In Ford's Self-Driving Car





A Ride In Ford's Self-Driving Car


The only sign of fallibility I saw yesterday in Ford’s experimental self-driving car came halfway through a drive near the company’s headquarters in Dearborn, Mich., when the robocar briefly braked for no clear reason, then apparently thought better of it.

A tiny irregularity, and grist for the engineers’ mill along with other little lapses, logged at this media event. One reporter said his car had been a bit “spooked” by a hedge. But at least in my drive the car did everything from start to finish, setting out with a programmed destination but deciding on each turn, lane-change, stop, and start.

Here, in this protected realm among Ford employees, the self-driving car will first see use in a ride-hailing service in 2018. By then some of the sensors will have improved. For instance, the four, $8,000 lidar sets on the roof, which reach only 80 meters, will soon be replaced by just two sets that can see about twice as far. And by 2021, when Ford plans to roll out a commercial robotaxi service, the lidar should be still better, smaller and cheaper.

“We design modularly, so that we don’t depend on the availability of new hardware,” Randal Visintainer, the director of Ford's autonomous vehicle program, told IEEE Spectrum. A lot of suppliers have been talking about lidar-on-a-chip for ridiculously cheap prices, he noted, “but I haven’t seen one yet.”

The interesting thing about the lidar arrangement is that the two outermost sets revolve obliquely, so as to get a view of the space immediately adjacent to the side of the car. If you rely on just one roof-mounted set, as Google’s car does, the car casts a shadow, creating a blind zone. The other two sets on Ford’s vehicle are vertically oriented so that their fields overlap in front and in the back, providing extra detail.

In this first unveiling to journalists, Ford’s little fleet of robocars, all based on the Ford Focus hybrid, stuck to streets mapped to within two centimeters, a bit less than an inch. The car compared that map against real-time data collected from the lidar, the color camera behind the windshield, other cameras pointing to either side, and several radar sets—short range and long—stashed beneath the plastic skin. There are even ultrasound sensors, to help in parking and other up-close work.

Here’s how the map looks to the car’s self-driving system. The darker colors represent stored mapping data, the brighter colors represent real-time data from the car’s own sensors:
One sensor the car did not use was real-time GPS, which Ford deems too unreliable in built-up areas, where the satellite’s signal can reflect along a number of different pathways.

“If they give us GPS relay stations, we’ll use them,” Visintainer said. “If there were smart intersections, we’d use them too—it’d make our lives a lot easier.”

The only staged event in our ride came when a Ford employee acted out the part of a pedestrian: He hit the “walk” button at a crosswalk and then crossed the street while demonstratively fiddling with a cellphone. The car stopped appropriately. Later, though, real pedestrians crossed, and the car again did as it should, if anything using an excess of caution. One time it stopped and wouldn’t budge until a pedestrian had not only crossed the street but taken another dozen steps up a sloping path.

The critical point here is that Ford is designing a car that will do it all, all at once—a kind of technological Great Leap Forward from today’s cars—with their ADAS, advanced driver assistance technologies. That doesn’t mean the company isn’t working on those stopgap measures as well.
“We developed a philosophy of designing from the bottom up and from the top down,” Visintainer said. Improving the self-driving power is the top-down approach; getting the driver-assistance systems to work is the bottom-up approach. “The question is, how far  down can we take that [first approach], and when do the two approaches meet?”

Google made the top-down approach famous, arguing that anything short of full autonomy would lull drivers into a false sense of security. And that’s what many in the business say caused the one fatal robocar accident back last May, when a Tesla, unsupervised by its driver, drove itself into the side of a truck.

Taking the human being out of the loop—the jargon for turning a driver into a passive passenger—means taking away the safety net that today’s most advanced cars all require. “And you need extra redundancy if there’s no human serving as backup,” Visintainer adds.

He said putting the two strategies together, and putting systems together so they can be manufactured efficiently and last long, is Ford’s core competency—the thing it can do better than non-carmakers like Google, Apple, and Uber.

It was a note sounded yesterday in a talk by Bill Ford, the executive chairman of Ford Motor Co., who noted he’d gotten to know Silicon Valley during the years he spent a member of the board of eBay. “We know how to integrate all that technology into a vehicle that they [the non-car makers] might not have,” Ford said. “People were saying we’ll be low-margin assemblers of other people’s technology. That’s shifted. We bring a lot of technology ourselves, then we integrate it into the vehicle, and then we build it.”

The car and non-car companies are competing, not just to lead in technology, but also to be perceived as leading. It was no accident that on Tuesday, while Ford was giving a gaggle of journalists in Dearborn their first ride in a robotic version of the Ford Fusion, Uber was giving another bunch of scribes in Pittsburgh their first ride in Uber’s own robotic version of the very same car.

Uber is about to use them in a pilot commercial robotaxi service, but that doesn’t mean it’s leapfrogged Ford, let alone Google. The Uber cars will remain firmly under the supervision of professional drivers.

Sumber IEEE Spectrum

Friday, 3 February 2017

Gempa Jayapura 4,9 Skala Richter

Pray For Jayapura 4.9 Skala Richter

Titik gempa Jayapura

Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menyebut , gempa terjadi di lokasi 2.49 Lintang Selatan dan 139.97 Bujur Timur, atau di darat 61 km barat laut Kabupaten Jayapura.( okezone.com)

Jayapura di landa bencana sekitar beberapa jam yang lalu, gempa berkekuatan 4,9 Skala Richter mengguncang Kab. Jayapura 4 Februari 2017, pukul 11.17.36 WIT. (okezone.com)

Untuk sementara waktu kerugian material belum diketahui, masyarakat Jayapura di harapkan tetap tenang dan jangan panik smapai BMKG menaikkan status gempa tersebut, potensi gempa susulan masih mungkin terjadi dan diminta masyarakat Jayapura tenang.
Dampak gempa tersebut, dirasakan di Jayapura III-IV MM1, di Sentani Kabupaten Jayapura II-III MMI dan wilayah Genyem Kabupaten Jayapura II MMI. (okezone.com)

Sumber : Okezone.com

 


Algoritma Baru Facebook Mendeteksi Berita Hoax

Algoritma Baru Facebook Mendeteksi Berita Hoax

Facebook

Masalah hoax bukan hanya melanda Indonesia, hampir seluruh masyarakat dunia mengeluhkan hal ini, berbagai argument muncul mulai dari berita hoax yang menguntungkan Donald Trump terpilih sebagai presiden AS sampai ke hal-hal lain seperti di Indonesia yang gencar-gencarnya masalah gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama

Sebagai pusat sosial media, facebook baru baru ini melansir sebuah artikel berjudul "menipu". Tindakan barunya adalah perubahan Algoritma " News Feed" agar bisa mendeteksi dan memprioritaskan konten yang dianggap orisinil oleh banyak orang, serta nengabaikan konten yang dianggap " Spam " atau " Hoax". ( Kompas.com).

Facebook menunjukkan rasa empati terhadap masalah  masyarakat global terhadap Hoax, untuk itu facebook membuat pembaruan sebagai bahan percobaan, untuk mengkategorikan pages yang sering membagikan kabar Hoax.

Dilansir Kompas Techno dari TechCrunch, kamis (2/2/2017). Jika artikel di News Feed tidak memiliki ciri-ciri berita palsu sebagaimana dipelajari Algoritma tersebut, maka artikel itu akan dipromosikan agar dilihat banyak orang.

Dalam waktu dekat diharapkan seluruh masyarkat global, tidak khawatir akan masalah utama saat ini di dunia sosial media, bukan hanya facebook seluruh akun sosial media  akan menerapkan hal yang sama.
Sumber : Kompas.com


 

 



Wednesday, 1 February 2017

Pengertian dan penjelasan Astral Projection

Astral Projection

astral projection

Astral Projec adalah aktifitas/keadaan supranatural oleh tubuh terhadap rohaninya, rohani akan berjalan keluar dari tubuh. Sebagian orang sering mengalami hal ini tanpa di sengajai, kejadian ini juga di alami orang koma dan meditasi. Hasil riset dari sebuah studi mengatakan keadaan ini terjadi karena kekuatan alam bawah sadar, rohani akan berpisah dari tubuh.

Masih banyak orang penasaran terhadap hal ini, dan masih banyak orang bertanya-tanya apakah ini mati suri?. Dalam keadaan astral projec tubuh masih bernafas hanya rohani akan keluar dari tubuh. Pernah kah anda melihat orang koma, seperti itulah kejadiannya. Dalam film "The Conjuring" konsep tersebut di lakukan. Astral Projec ada kekurangan dan kelebihan, kekurangannya bila anda yang paranoid terhadap makhluk-makhluk ghoib, maka jangan sekali- kali lakukan hal ini karena anda akan melihat semuanya, sewaktu anda keluar meninggalkan jasmani bisa saja anda tidak dapat kembali ke tubuh ataupun makhluk lain aka berusaha masuk ke tubuh anda.

Bagi anda yang ingin melakukan hal tersebut ada beberapa langkah yang harus anda lakukan sebelum tertidur.
1
  1.  Dalam melakukan kegiatan ini buat lah diri anda santai relaksasi sedalam-dalamnya, fokuskan pikiran anda bahwa anda akan astral projec, regangkan otot untuk mempermudah relax
  2.  Ketika anda dalam posisi relax bernafaslah dengan teratur, atur nafas sampai anda mersasakan berada dalam posisi bawah sadar
  3.  pada posisi ini tubuh akan terasa sangat berat, dikarenakan rohani mulai berusaha melepas dari jasmani. Rasakan hingga anda merasa benda-benda disekitar mulai berterbangan termasuk rohani, kini anda akan terangkat layaknya gelembung.
  4. Kegiatan ini dianggap berhasil bila anda sudah melihat diri sendiri dan melihat sekeliling menjumpai makhluk-makhluk ghoib lainnya. Anda akan menembus ruang dan waktu.
Sekali lagi kegiatan ini sangat beresiko lakukan dengan benar dan jangan ragu. Astral Projec bisa  didefinisikan melalui ilmu kesehatan, ilmu mistis sampai ke ilmu alam bawah sadar.

Monday, 30 January 2017

Pengertian dan penjelasan Lucid Dream

LUCID DREAM

Lucid Dream


Lucid Dream adalah suatu aktivitas seseorang dalam mengontrol mimpinya sendiri. Terkadang kita bertanya-tanya apakah kehidupan mimpi itu ad? Ya ada, lucid dream namanya. Hasil penelitian menyatakan bahwa ketika manusia tidur, otaknya akan tetap bekerja dan mentransferkan sebagai mimpi. Kemampuan dalam mengontrol mimpi biasa terjadi secara sengaja atau tak sengaja.

Pernah kah saat tidur, anda merasakan bahwa sedang berada di dalam mimpi atau anda tau itu adalah mimpi. Hal tersebut bisa jadi Lucid Dream. 

Lucid ada kelebihan dan kekurangannya. Kelebihannya , anda dapat mentransferkan berbagai keinginan yang tak bisa atau belum tercapai di kehidupan nyata anda. Kekurangannya, bila sudah merasakan kenyamanan dalam dunia mimpi, secara psikis membuat anda lebih senang dalam kehidupan mimpi dibandingkan kehidupan nyata. Ada yang perlu di garis bawahi, ini bukan hal spiritul, magic, atuapun hal berbau mistis. Ini murni kemampuan alam bawah sadar anda yang bisa di terjemahkan dengan penelitian secara ilmiah.

Ada beberapa cara agar anda dapat mengontrol mimpi, dan kegiatan ini tidak instan tetapi butuh latihan:
  1.  Ketika anda ingin tidur, pikirkan lah hal apa yang akan anda lakukan dalam mimpi 
  2. Usahakan anda tetap sadar saat mulai merasakan ingin tidur, ini bisa anda lakukan dengan mendengar musik dan bernyanyi dalam hati walau mata dan perasaan mulai terlelap. Biasanya awal mencoba langkah ini yang paling sulit.
  3. Anda akan mulai masuk dalam dunia mimpi ketik mulai merasa seperti ketindihan, hal ini untuk mensinergikan kerja otak dengan kehendak.
  4. Jangan lawan  proses ketindisan anda sampai semua berakhir dan siap untuk melihat mimpi lalu merasakan bahwa saat itu anda sedang bermimpi
  5. Biasanya awal-awal, anda akan berjalan menembus tembok, terbang, dan nanti akan berjalan di awan dan membangun kerajaan di sana seperti yang saya lakukan.
Secara ilmu kesehatan Lucid Dream di gambarkan  sebagai proses manipulasi otak akan kehidupan nyata anda, yang bermanfaat untuk melatih daya ingat ( Otak akan berusaha  mengirim sedetail mungkin apa yang pernah anda alami, lalu di transfer sebagai media mimpi) , melatih daya nalar ( bukan hanya untuk mentransferkan  kejadian lalu tapi otak juga akan mengirim informasi untuk media dan membuat itu menjadi seperti kehidupan nyata). 

Wednesday, 25 January 2017

Pengertian dan Penjelasan Cryonics

Cryonics

Menghidupkan seseorang setelah mati

Cryonics

Cryonics merupakan metode penyembuhan dengan mengawetkan tubuh seseorang dalam suhu rendah yang berkisar -196 derajat celcius, di mana metode penyembuhan cryonics menjaga sel-sel dalam tubuh agar tidak rusak untuk di sembuhkan nanti dikemudian hari
Dengan kata lain Cryonics menghidupkan seseorang setelah mati.

Konsep pengawetan Cryonics diperkenalkan oleh Robert Ettinger pada tahun1962 melalui publikasinya berjudul "The Prospect of Immortality". Ia juga dikenal sebagai bapak cryonics (mediaindonesia.com)

Di Amerika Serikat program Cryonics  Institute tercipta untuk mengawetkan kehidupan manusia dengan melalui ilmuan-ilmuan negara tersebut.

Masing-masing jenazah di patok $28.000 (liputan6.com)


Baru-baru ini  sempat menghebohkan dunia maya seorang gadis asal Inggris berusia 14 tahun mengajukan persidangan  atas haknya sendiri untuk menjalani pengobatan Cryonics dan di kabulkan oleh pengadilan tinggi Inggris. Tepatnya jumat, 23 November 2016 keputusan untuk membekukan tubuhnya dengan harapan 100 tahun kemudian dapat diobati dan hidup kembali di masa tersebut. 

Bukan tanpa alasan gadis ini mengajukan haknya, dia telah mempelajari Cryonics, dan berharap bisa bangkit lagi dan memulai hidup baru di masa depan. 

Masih banyak pro-kontra dengan metode penyembuhan ini, tapi para pakar percaya dengan membekukan  tubuh dapat menjaga sel-sel tubuh dan otak agar tidak rusak, metode ini sangat bermanfaat dengan era sekarang banyaknya penyakit-penyakit baru yang belum di temukan obatnya. Metode ini sangat berguna untuk menyimpan tubuh sang pasien sampai obat penyakit tersebut tercipta dan di lakukan penyembuhan dan di harapkan bisa berjalan normal kembali entah 10 tahun ataupun 100 tahun kedepan.
Sumber : Mediaindonesia.com & Liputan6.com
Tonton lah video berikut untuk lebih mengenal Cryonics